5 Ciri-Ciri & Tanda Hamil Anak Kembar: Apa Kamu Mengalaminya?

Ciri Hamil Anak Kembar 5 Ciri-Ciri & Tanda Hamil Anak Kembar: Apa Kamu Mengalaminya?

Ciri Hamil Anak Kembar

5 Ciri-Ciri & Tanda Hamil Anak Kembar: Apa Kamu Mengalaminya? – Beberapa ciri-ciri dan tanda hamil anak kembar dapat kamu rasakan dari awal kehamilan, khususnya ada beberapa ciri yang membedakannya dari hamil janin tunggal. Tanda yang dirasakan oleh setiap ibu hamil berbeda-beda sehingga cara pasti untuk mengetahui kehamilan kembar adalah dengan alat USG atau ultrasonografi.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan kehamilan anak kembar adalah adanya riwayat anak kembar di keluarga dan jika menjalani terapi fertilitas, misalnya In Vitro Fertilization (IVF) atau terapi hormonal.

Hamil anak kembar terjadi saat satu sel telur yang telah dibuahi kemudian terbagi dua atau saat dua sel telur berbeda berhasil dibuahi di dalam rahim. Terdapat 2 jenis kembar, yaitu kembar identik dan kembar fraternal (non-identik).

  • Kembar identik: Saat satu sel telur yang telah dibuahi kemudian terbagi dua. Juga disebut mono-zigot, yang berarti kedua anak memiliki genetik yang sama sehingga memiliki rupa yang sangat mirip.
  • Kembar fraternal (non-identik): Saat dua sel telur berbeda berhasil dibuahi di dalam rahim. Juga disebut di-zigot, yang berarti kedua anak memiliki genetik dan rupa yang berbeda karena berasal dari 2 sel telur berbeda.

Selain itu, kehamilan kembar juga dapat dibedakan berdasarkan plasenta dan kantung ketuban (amnion), yaitu:

  • 2 Plasenta dan 2 Kantung Ketuban: Kehamilan kembar yang paling aman karena setiap janin memiliki sumber nutrisi dan kantung protektif sendiri
  • 1 Plasenta dan 2 Kantung Ketuban: Terdapat risiko terjadinya Twin-to-Twin Transfusion Syndrome (TTTS) di mana salah satu janin akan mendapatkan nutrisi lebih kurang dibanding yang lainnya.
  • 1 Plasenta dan 1 Kantung Ketuban: Kehamilan kembar yang paling berisiko karena beberapa komplikasi seperti lilitan tali pusat, gangguan perkembangan organ atau ketidak seimbangan nutrisi dapat terjadi

Umumnya kehamilan anak kembar dapat berjalan tanpa adanya gangguan atau penyakit, tetapi dilansir dari Johns Hopkins Medicine, sebagian besar persalinan anak kembar akan terjadi secara prematur dengan kisaran persalinan antara minggu ke-32 hingga 38 dibandingkan masa kehamilan cukup bulan yaitu hingga minggu ke-40.

5 Ciri-Ciri & Tanda Hamil Anak Kembar: Apa Kamu Mengalaminya?

  • Mual hebat

Salah satu ciri hamil anak kembar adalah mual hebat yang terjadi di awal-awal kehamilan, terkadang dimulai dari minggu ke-4 setelah terjadinya pembuahan. Mual saat hamil sering disebut juga sebagai morning sickness, tetapi dapat terjadi di siang ataupun malam hari.

Mual di saat hamil merupakan akibat ketidak seimbangan kadar hormon dalam tubuh, khususnya terjadinya peningkatan kadar hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dalam tubuh. Hormon inilah yang umumnya diperiksa atau dideteksi menggunakan test pack untuk menyatakan kehamilan. Salah satu efek dari hormon hCG akan menyebabkan mual dan muntah.

Tanda dari hamil anak kembar dapat berupa mual hebat karena saat hamil kembar, peningkatan hormon hCG akan jauh lebih tinggi dibanding hamil anak tunggal sehingga dapat menyebabkan mual dan muntah, bahkan terkadang dapat menyebabkan penurunan berat badan ibu.

Berkonsultasilah dengan dokter jika kamu mengalami mual dan muntah hebat karena mungkin saja kamu mengalami suatu kondisi yang disebut hiperemesis gravidarum, yang membutuhkan penanganan berupa pemberian cairan dan obat untuk mencegah komplikasi bagi ibu dan anak.

  • Peningkatan berat badan drastis

Peningkatan berat badan juga merupakan salah satu tanda kehamilan kembar sehingga patut diperhatikan. Umumnya peningkatan berat badan dalam kehamilan adalah sekitar 1-3 kilogram di trimester pertama, dan lebih lagi di trimester kedua dan ketiga.

Menurut rekomendasi Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut adalah rekomendasi peningkatan berat badan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebelum kehamilan:

    • IMT kurang dari 18.5: 22-28 kg
    • IMT 18.5–24.9: 16-24 kg
    • IMT 25–29.9: 14-22 kg
    • IMT lebih atau sama dengan 30: 11-19 kg
  • Perut lebih besar

Dengan usia kehamilan yang sama, perut ibu hamil kembar akan lebih besar dibanding ibu hamil dengan satu janin saja. Hal ini merupakan hal yang wajar karena terdapat dua bayi sehingga tentunya ukuran perut juga akan lebih besar dibanding satu bayi.

  • Lebih cepat lelah

Cepat lelah atau fatigue adalah gejala yang sering dirasakan di awal kehamilan. Ketidak seimbangan hormon akan menyebabkan perubahan fungsi tubuh dan mengganggu tidur sehingga dapat mengganggu istirahat. Selain itu, nutrisi yang diperlukan oleh anak kembar juga lebih banyak dibandingkan janin tunggal sehingga salah satu ciri kehamilan anak kembar adalah kelelahan.

  • Sering berdebar-debar dan sesak

Sesak saat hamil kembar dapat disebabkan oleh lebih tingginya kadar hormon ataupun ukuran janin yang lebih besar sehingga mendorong diafragma sehingga terasa sesak. Selain itu peningkatan volume darah atau disebut hemodilusi saat kehamilan merupakan suatu hal atau fenomena yang normal, namun terkadang bisa menyebabkan ibu sering mengeluhkan berdebar-debar.

Hal-hal di atas tidak bersifat mutlak atau pasti, tetapi bisa saja menjadi tanda awal dari kehamilan kembar, apalagi jika kamu memiliki faktor yang meningkatkan kemungkinan hamil kembar. Konsultasilah dengan tenaga ahli dan lakukan pemeriksaan untuk mengetahui kehamilan kembar secara pasti.

Demikianlah 5 Ciri-Ciri & Tanda Hamil Anak Kembar: Apa Kamu Mengalaminya? Semoga bermanfaat!